Hidup memang seperti sebuah panggung sandiwara. Setiap orang mempunyai satu peran yang masing-masing harus diperankan. Kadang ada yg merasa dialah sang pemeran utama. Tapi kadang pula ada yang merasa mereka hanyalah seorang figuran, mereka hanya pelengkap saja. Atau bahkan ada yang merasa peran mereka bukanlah sebuah peran yang pantas untuk diperankan. Walau seandainya peran kita hanya sebagai “peran pembantu”, bukan berarti hidup kita tidak lebih bermakna dari sang “pemeran utama”. Karena bermakna dan tidaknya hidup kita, tergantung bagaimana kita mampu memaknai kehidupan itu. Dan sebenarnya dalam hidup tidak ada satu peran yang selalu menjadi “peran utama” ataupun selalu menjadi “peran pembantu”, karena setiap manusia pasti kan menjadi sang pemeran utama dan juga sebagai pemeran pembantu. Janganlah kita menginginkan hidup kita menjadi seperti hidup orang lain, sehingga kita mengganti peran kita seperti peran orang itu. Karena kita diciptakan sudah dengan peran kita masing-masing. Satu peran hanya untuk satu pemeran. Dan satu raga hanya untuk satu jiwa. Ingat, semua yang ada di dunia ini, diciptakan bukan tanpa makna